Kolam renang prestasi SMA Negeri 1 Denpasar kembali melahirkan talenta-talenta luar biasa. Dua perenang muda yang sama-sama duduk di bangku kelas X-5, Ngurah Bagus Satria Wirasatya dan Indira Aryagita Maheswari, sukses menorehkan prestasi gemilang dalam maraton kompetisi renang dari tingkat Kota Denpasar hingga puncaknya di Tingkat Provinsi Bali (O2SN).
Lewat perjuangan yang menguras fisik dan mental, Satria sukses menyabet gelar Juara Umum 1 Provinsi sekaligus mengunci tiket resmi untuk mewakili Provinsi Bali ke ajang O2SN Tingkat Nasional. Sementara itu, Indira tampil memukau dengan berhasil mengawinkan piala dan mengamankan gelar Juara Umum 2 Provinsi.
Akurasi dan ketajaman catatan waktu kedua atlet ini terus meningkat sejak berkompetisi di tingkat kota hingga provinsi, berikut adalah rincian sumbangan medali mereka:
Ngurah Bagus Satria Wirasatya
Raihan di Tingkat Kota Denpasar:
• Emas (50m Punggung)
• Emas (50m Dada)
• Perak (50m Kupu)
• Perak (50m Bebas)
Raihan di Tingkat Provinsi Bali:
• Emas (50m Punggung)
• Emas (50m Dada)
• Emas (50m Bebas)
• Perak (50m Kupu)
Capaian akhir: Juara Umum 1 Provinsi & Lolos O2SN Nasional
Indira Aryagita Maheswari
Raihan di Tingkat Kota Denpasar:
• Emas (50m Kupu)
• Emas (50m Punggung)
• Perak (50m Bebas)
• Perunggu (50m Dada)
Raihan di Tingkat Provinsi Bali:
• Emas (50m Punggung)
• Perunggu (50m Kupu)
Capaian akhir: Juara Umum 2 Provinsi
Fakta unik bahwa keduanya berasal dari kelas X-5 memberikan warna tersendiri dalam kompetisi ini. Di tepi kolam, profesionalisme dan fokus tinggi menjadi kunci utama mereka.
Bagi Satria, kompetisi ini adalah ruang pembuktian personal yang menuntut fokus penuh pada performa mandiri di tiap lintasan. Di sisi lain, Indira merasa bangga karena atmosfer bersaing di kelas yang sama mampu membawa mereka berdua sama-sama berdiri di podium tertinggi Bali.
“Gelar Juara Umum 1 ini menjadi pembuktian atas hasil kerja keras saya selama ini berlatih dan membagi waktu," tegas Satria.
Senada dengan hal tersebut, Indira mengungkapkan rasa syukurnya, "Saya merasa sangat bangga karena semua usaha, latihan, dan kerja keras yang saya lakukan selama ini akhirnya membuahkan hasil."
Bertanding melawan perenang-perenang terbaik se-Bali di tingkat provinsi menghadirkan atmosfer yang jauh lebih menegangkan. Namun, mental baja di atas balok start justru membuat mereka tampil semakin tajam.
Satria membagikan rahasia motivasinya yang datang dari untaian kalimat penyemangat sang kekasih: “Do your best and let them watch you win.” Kalimat ini, ditambah tanggung jawab besar membawa nama Smansa, membuatnya selalu tampil on fire.
Disiplin yang mereka terapkan untuk membagi waktu antara akademik di Smansa dan latihan intensif pun luar biasa:
Ritual Subuh Satria: "Saat subuh ketika orang-orang masih istirahat nyaman di kasur, saya sudah latihan di air. Sepulang sekolah, lanjut latihan lagi. Capek? Tentu, namun apa yang sudah saya pilih harus dilaksanakan sampai tuntas," ujarnya.
Manajemen Waktu Indira: Indira secara konsisten menjaga kedisiplinan tinggi. Selepas pulang sekolah dan latihan malam, ia selalu menyempatkan diri untuk menyelesaikan kewajiban tugas akademisnya agar tetap seimbang.
Keberhasilan maraton ini juga tidak lepas dari dukungan penuh orang tua, pelatih, wali kelas X-5, serta pihak sekolah dan teman-teman di Smansa yang tiada henti mengalirkan dukungan.
Usai berjaya di Bali, tantangan yang lebih besar sudah menanti. Satria kini tengah bersiap menggencarkan porsi latihannya demi membawa nama Provinsi Bali, Kota Denpasar, dan SMAN 1 Denpasar di kancah O2SN Tingkat Nasional. Begitu pula dengan Indira yang berkomitmen terus meningkatkan daya tahan dan tekniknya demi mempertahankan tradisi emas Smansa di kejuaraan-kejuaraan mendatang.