BERITA

Gagas Platform AI untuk Pemberdayaan UMKM, Tim SMAN 1 Denpasar Raih Juara 1 VOCENTIC 2026 di UGM

Admin
Prestasi
Memuat gambar... Gagas Platform AI untuk Pemberdayaan UMKM, Tim SMAN 1 Denpasar Raih Juara 1 VOCENTIC 2026 di UGM

 

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid SMA Negeri 1 Denpasar di tingkat nasional. Tiga murid berhasil meraih Juara 1 dalam kompetisi esai VOCENTIC 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). Babak final kompetisi tersebut berlangsung pada 1 November 2026 di Gedung TILC UGM. Keberhasilan ini diraih melalui gagasan inovatif mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk memperkuat konektivitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Tim SMAN 1 Denpasar yang berhasil meraih prestasi tersebut terdiri atas Putu Argya Ardhiona Denaya, Kadek Vanita Dwi Putria, dan Komang Rawi Asih. Ketiganya mengembangkan esai berjudul “Integrasi UMKM ke Rantai Pasok melalui National Integrated B2B Intelligence Platform” sebagai bentuk kontribusi pemikiran terhadap tantangan pengembangan UMKM di Indonesia. Melalui karya tersebut, tim menawarkan sebuah konsep platform digital yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM terhubung dengan jaringan bisnis dan rantai pasok secara lebih terintegrasi.

Gagasan yang dikembangkan berangkat dari identifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi UMKM, khususnya dalam membangun konektivitas bisnis dan memperluas akses pasar. Tim kemudian mengumpulkan data serta referensi dari berbagai sumber untuk merumuskan solusi yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha. Hasil kajian tersebut dikembangkan menjadi konsep National Integrated B2B Intelligence Platform, yaitu infrastruktur konektivitas bisnis berbasis data yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga dirancang untuk mendukung pengembangan kapasitas dan kesiapan bisnis UMKM.

Salah satu keunggulan gagasan ini terletak pada integrasi sejumlah fitur yang saling mendukung. Platform dirancang untuk mengintegrasikan informasi usaha, melakukan verifikasi profil UMKM, mengukur tingkat kesiapan bisnis, serta mencocokkan pemasok (supplier) dengan pembeli (buyer) melalui pemanfaatan teknologi berbasis AI. Dengan pendekatan tersebut, platform diharapkan dapat membantu pelaku UMKM menemukan peluang kerja sama yang lebih sesuai dengan karakteristik dan kapasitas usahanya. Konsep ini sekaligus menawarkan pendekatan pengembangan ekosistem bisnis yang lebih terstruktur dan berbasis data.

Tim juga memperkenalkan fitur Readiness Classification Matrix sebagai salah satu komponen utama dalam rancangan platform. Fitur tersebut dirancang untuk mengelompokkan UMKM berdasarkan tingkat kesiapan memasuki pasar, mulai dari kategori Local Ready hingga Global Ready. Melalui klasifikasi tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai posisi dan kesiapan bisnisnya sebelum memperluas jangkauan pasar. Inovasi ini menunjukkan upaya tim dalam menggabungkan pemanfaatan teknologi, analisis data, dan pemberdayaan ekonomi melalui sebuah gagasan yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

Perjalanan tim menuju kemenangan dimulai dari tahap pendaftaran dan pengumpulan esai sesuai dengan ketentuan kompetisi. Setelah melalui proses seleksi, karya mereka berhasil mengantarkan tim SMAN 1 Denpasar melaju ke babak final. Pada tahap tersebut, tim harus mempresentasikan gagasannya di hadapan dewan juri menggunakan pitch deck dalam waktu sekitar tujuh menit. Ketiga anggota tim mengambil peran sebagai presenter dan melanjutkan pemaparan dengan sesi tanya jawab untuk mempertahankan konsep yang telah mereka kembangkan.

Persiapan menghadapi babak final dilakukan secara intensif dengan menyusun materi presentasi, mengembangkan prototipe platform, serta menyiapkan naskah pemaparan. Tim juga membagi materi presentasi kepada ketiga anggota dan melakukan latihan agar penyampaian gagasan berlangsung sistematis serta sesuai dengan batas waktu. Selain itu, mereka mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan pertanyaan dari dewan juri. Penguasaan terhadap keseluruhan konsep menjadi perhatian utama karena setiap anggota dituntut memahami seluruh aspek gagasan, bukan hanya bagian yang menjadi tanggung jawabnya saat presentasi.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi tim adalah menyederhanakan gagasan yang kompleks menjadi presentasi singkat tanpa mengurangi substansi utama karya. Konsep platform yang mencakup integrasi data, klasifikasi kesiapan UMKM, dan pencocokan mitra bisnis berbasis AI membutuhkan penjelasan yang jelas agar dapat dipahami dalam waktu terbatas. Melalui diskusi, pembagian tugas, dan latihan yang berkelanjutan, tim berhasil menyusun strategi penyampaian yang efektif. Kemampuan mempertahankan gagasan dalam sesi tanya jawab menjadi pengalaman paling berkesan sekaligus menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi penilaian.

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika tim SMAN 1 Denpasar diumumkan sebagai peraih Juara 1 VOCENTIC 2026 pada 1 November 2026. Penghargaan ini menjadi pencapaian membanggakan karena gagasan yang dikembangkan berhasil memperoleh apresiasi dalam kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada. Bagi ketiga anggota tim, kemenangan tersebut bukan hanya menjadi pengakuan terhadap kualitas karya, tetapi juga memberikan pengalaman berharga mengenai pentingnya kolaborasi, komunikasi, dan kepercayaan terhadap gagasan yang dibangun bersama.

Melalui pengalaman tersebut, tim berpesan kepada murid lainnya agar tidak takut mencoba hal baru dan berani mengembangkan ide menjadi karya nyata. Mereka meyakini bahwa gagasan yang awalnya terlihat sederhana dapat berkembang menjadi solusi yang bermakna apabila didukung oleh kemauan belajar, ketekunan, dan kerja sama. Kegagalan maupun tantangan yang dihadapi selama proses berkarya juga perlu dipandang sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan.

Keberhasilan tim dalam VOCENTIC 2026 semakin memperkuat kiprah SMA Negeri 1 Denpasar sebagai satuan pendidikan yang mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan inovasi murid. Prestasi ini menunjukkan bahwa murid SMA mampu menghadirkan gagasan yang relevan dengan persoalan ekonomi dan perkembangan teknologi di Indonesia. Melalui semangat berkarya dan keberanian berkompetisi, SMAN 1 Denpasar terus berupaya melahirkan generasi unggul yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional maupun internasional.