SMA Negeri 1 Denpasar

BERITA

Inovasi Gel Jerawat dari Bahan Alami, Tim SMAN 1 Denpasar Raih Gold Medal dan Special Award di WICE 2026 Malaysia

Admin
Prestasi
SMA Negeri 1 Denpasar
Memuat gambar... Inovasi Gel Jerawat dari Bahan Alami, Tim SMAN 1 Denpasar Raih Gold Medal dan Special Award di WICE 2026 Malaysia

Siswa SMA Negeri 1 Denpasar kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Melalui inovasi produk perawatan kulit berbahan alami yang turut mengangkat potensi lingkungan dan budaya Bali, tim peneliti muda SMA Negeri 1 Denpasar berhasil meraih Gold Medal dan Special Award dalam ajang World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 yang diselenggarakan pada 20–23 September 2026 di SEGi University, Malaysia.

Kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) tersebut menjadi wadah bagi para inovator muda untuk memperkenalkan karya ilmiah dan inovasi di berbagai bidang. Dalam ajang ini, tim SMA Negeri 1 Denpasar berkompetisi pada kategori Environmental Science dengan menghadirkan inovasi gel pereda jerawat berbahan dasar daun pandan dan bunga teratai.

Tim yang berhasil mengharumkan nama sekolah tersebut terdiri atas lima siswa, yaitu Wayan Sanditya Dalem Istri, I Gusti Ngurah Agung Adi Mahayasa, Komang Pranacita Kartajaya, Praha Prema Sudana, dan Putu Hayumi Mutiara Maghany Kumiawan, dengan pendampingan guru pembina Luh Asri Martani, S.Pd.

Mengangkat Potensi Bahan Alami dan Kepedulian terhadap Lingkungan Bali

Inovasi yang dikembangkan tim berangkat dari gagasan untuk memanfaatkan bahan-bahan alami menjadi produk yang memiliki nilai guna. Mereka menciptakan gel pereda jerawat dengan memanfaatkan daun pandan dan bunga teratai sebagai bahan utama.

Menariknya, pengembangan produk tersebut tidak hanya berorientasi pada perawatan kulit, tetapi juga membawa misi kepedulian terhadap lingkungan. Pemanfaatan bahan alami yang berkaitan dengan sisa upakara atau sarana persembahyangan di Bali menjadi salah satu keunikan karya mereka.

Melalui inovasi ini, tim berupaya menunjukkan bahwa bahan-bahan yang berpotensi menjadi limbah dapat diolah kembali menjadi produk bernilai guna. Gagasan tersebut sekaligus mempertemukan kreativitas ilmiah dengan kepedulian terhadap persoalan lingkungan yang dekat dengan kehidupan masyarakat Bali.

Karya ini menjadi contoh bagaimana penelitian siswa dapat dikembangkan dari permasalahan nyata di sekitar mereka dan diarahkan untuk menghasilkan solusi yang inovatif.

Sembilan Bulan Persiapan, dari Gagasan hingga Panggung Internasional

Keberhasilan meraih dua penghargaan internasional tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah dimulai sejak Januari 2026. Selama kurang lebih sembilan bulan, tim menjalani berbagai tahapan, mulai dari pencarian ide, pengembangan produk, percobaan, hingga penyusunan karya tulis ilmiah.

Perjalanan mereka tidak selalu berjalan mulus. Berbagai gagasan yang muncul pada tahap awal ternyata tidak mudah diwujudkan menjadi produk nyata. Tim juga beberapa kali mengalami kegagalan dalam proses pembuatan gel sehingga harus melakukan perbaikan dan mencoba kembali.

Tantangan lainnya muncul ketika mereka harus membagi waktu antara kegiatan belajar dan persiapan kompetisi. Dengan anggota yang berasal dari kelas berbeda, koordinasi dan penyesuaian jadwal menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan penelitian.

Meski menghadapi berbagai kendala, semangat kerja sama membuat tim terus melanjutkan proses pengembangan karya. Setiap kegagalan dijadikan bahan evaluasi untuk menghasilkan produk yang lebih baik.

Setelah melalui tahap persiapan, tim melakukan pendaftaran pada 30 Juli 2026 dan mengumpulkan karya tulis pada 6 Agustus 2026. Mereka kemudian mempersiapkan presentasi, poster ilmiah, serta berbagai perlengkapan untuk stan pameran yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung.

Tampil di Malaysia dan Membawa Pulang Dua Penghargaan

Rangkaian WICE 2026 dimulai dengan upacara pembukaan pada 20 September 2026. Selanjutnya, pada 21 September 2026, tim SMA Negeri 1 Denpasar mengikuti sesi penjurian untuk mempresentasikan inovasi yang telah mereka kembangkan.

Dalam sesi tersebut, tim berkesempatan memperkenalkan produk, menjelaskan proses pengembangan, serta menyampaikan gagasan pemanfaatan bahan alami sebagai bagian dari upaya menciptakan inovasi yang peduli terhadap lingkungan.

Puncak kebahagiaan tiba pada 23 September 2026 ketika pengumuman penghargaan dilaksanakan. Kerja keras dan ketekunan mereka akhirnya membuahkan hasil membanggakan dengan diraihnya Gold Medal pada kategori Environmental Science serta Special Award atas dedikasi dan komitmen luar biasa dalam WICE 2026.

Kedua penghargaan tersebut menjadi pencapaian berharga bagi tim sekaligus menambah deretan prestasi internasional SMA Negeri 1 Denpasar.

Lebih dari Sekadar Medali, Kerja Sama Menjadi Pengalaman Berharga

Bagi kelima siswa tersebut, pengalaman mengikuti WICE 2026 tidak hanya memberikan kebanggaan melalui penghargaan yang diperoleh, tetapi juga menghadirkan pembelajaran tentang ketekunan, tanggung jawab, dan pentingnya kerja sama.

Momen paling berkesan justru hadir ketika seluruh anggota tim saling mendukung dalam menghadapi berbagai kesulitan. Kebersamaan selama proses penelitian hingga mengikuti kompetisi di Malaysia menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

Melalui keberhasilan ini, tim turut menyampaikan pesan kepada seluruh siswa SMA Negeri 1 Denpasar agar tidak ragu mengembangkan ide dan berani mewujudkannya menjadi karya nyata.

“Jangan ragu untuk berkreasi dan mengubah ide menjadi karya nyata, sekecil apa pun idenya. Kegigihan dan kerja sama tim jauh lebih berharga daripada sekadar kemenangan. Semoga semua terus berkarya dan membanggakan sekolah kita!” ungkap tim.

Prestasi internasional ini membuktikan bahwa kreativitas, ketekunan, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dalam menghasilkan inovasi yang bermakna.

Keberhasilan tim SMA Negeri 1 Denpasar di WICE 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, dan menghadirkan karya yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.