Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh murid SMA Negeri 1 Denpasar dalam bidang akademik. I Gusti Agung Ardi Surya Dinata berhasil meraih Juara 1 sekaligus Medali Emas pada ajang Udayana Physics Competition (UPC) 2026 kategori Fisika SMA tingkat nasional. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Udayana ini berlangsung melalui serangkaian tahapan seleksi sejak 20 September hingga 18 Oktober 2026. Babak semifinal dan final dilaksanakan di Aula Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Udayana, Kampus Sudirman, Denpasar.
Udayana Physics Competition merupakan kompetisi akademik yang menguji kemampuan peserta dalam memahami konsep, menganalisis fenomena, serta menyelesaikan berbagai persoalan fisika. Pada kategori Fisika SMA, perlombaan terdiri atas tiga tahapan, yaitu penyisihan, semifinal, dan final. Setiap tahapan dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, ketelitian, serta penguasaan konsep fisika secara mendalam. Persaingan dalam kompetisi ini berlangsung ketat karena diikuti oleh peserta dengan kemampuan akademik yang tinggi, termasuk sejumlah finalis yang telah memiliki pengalaman meraih medali pada olimpiade fisika tingkat nasional.
Babak penyisihan dilaksanakan secara daring pada 20 September 2026 melalui platform Computer-Based Test (CBT) dengan pengawasan menggunakan Zoom Meeting. Peserta harus menyelesaikan sejumlah soal fisika untuk memperebutkan posisi menuju tahap berikutnya. Dari seluruh peserta yang mengikuti penyisihan, hanya 25 peserta dengan nilai tertinggi yang berhak melanjutkan ke babak semifinal. Ardi berhasil melewati tahapan tersebut dan mengamankan tempat di antara peserta terbaik.
Tahap semifinal dilaksanakan secara luring pada 18 Oktober 2026 di Aula FMIPA Universitas Udayana. Pada tahap ini, peserta kembali diuji melalui pengerjaan soal berbasis CBT dengan tingkat kesulitan yang semakin menantang. Sebanyak 15 peserta dengan hasil terbaik kemudian dinyatakan lolos menuju babak final. Dalam tahap penentuan tersebut, para finalis harus menyelesaikan tes esai tertulis yang menuntut kemampuan analisis, penalaran matematis, serta penerapan konsep fisika untuk memecahkan permasalahan secara sistematis.
Keberhasilan Ardi tidak terlepas dari persiapan intensif yang dilakukannya sebelum menghadapi babak semifinal dan final. Di bawah bimbingan I Putu Widiarta, S.Pd., ia mengikuti latihan dan pembahasan berbagai soal fisika di Laboratorium Fisika SMA Negeri 1 Denpasar. Persiapan tersebut dilakukan secara intensif setidaknya selama satu minggu menjelang kompetisi. Melalui latihan yang terarah, Ardi berupaya memperdalam pemahaman konsep, meningkatkan kecepatan berpikir, dan mengasah kemampuan menyelesaikan soal-soal fisika dengan tingkat kesulitan tinggi.
Di balik pencapaiannya, Ardi harus menghadapi sejumlah tantangan yang menguji ketangguhan dan kedisiplinannya. Jadwal kegiatan yang padat serta adanya kompetisi lain dalam waktu berdekatan membuatnya harus mengatur waktu belajar secara efektif. Tantangan semakin berat ketika ia mengalami flu pada hari pelaksanaan semifinal dan final. Kondisi kesehatan yang kurang optimal tersebut menjadi hambatan tersendiri dalam menjaga konsentrasi dan performa selama mengerjakan soal.
Meskipun menghadapi kondisi yang tidak ideal, Ardi tetap berusaha memberikan kemampuan terbaiknya. Ia mampu mempertahankan fokus dan menyelesaikan setiap tahapan kompetisi hingga akhirnya berhasil meraih posisi tertinggi. Pencapaian tersebut menjadi semakin bermakna mengingat ketatnya persaingan dengan peserta lain yang memiliki pengalaman dan prestasi dalam berbagai olimpiade fisika bergengsi. Keberhasilannya membuktikan bahwa penguasaan materi, persiapan yang matang, dan ketekunan merupakan faktor penting dalam menghadapi tantangan akademik.
Bagi Ardi, keberhasilan meraih Medali Emas merupakan hasil dari proses belajar, latihan, dan perjuangan yang dijalani secara konsisten. Pengalaman ini juga memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya manajemen waktu, ketahanan mental, serta kemampuan untuk tetap berusaha dalam situasi yang penuh tekanan. Ia berpesan kepada murid lainnya untuk senantiasa berusaha dan memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan, tanpa mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
Prestasi I Gusti Agung Ardi Surya Dinata menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Denpasar. Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi akademik murid melalui pembinaan, pendampingan, dan penyediaan lingkungan belajar yang mendorong pencapaian prestasi. Diharapkan, pencapaian tersebut dapat menginspirasi murid lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, berani menghadapi tantangan, dan mengharumkan nama SMA Negeri 1 Denpasar melalui prestasi di tingkat nasional maupun internasional.