Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid SMA Negeri 1 Denpasar di kancah internasional. Kali ini, enam murid berhasil meraih Silver Medal dalam ajang Thailand International Science, Invention and Innovation Fair pada kategori Translational Medicine and Health. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) ini berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Thailand.
Tim SMAN 1 Denpasar terdiri atas enam murid, yakni Kayla Safira Dewee Hartawan (XII.3), Ni Nyoman Dewi Mahartha Kusuma (XII.3), I Gusti Agung Ayu Valentina Diah Maharani (XII.3), Luh Ade Kandya Harumdhani Mudana (XII.3), Ni Putu Sintia Putri Maharani (XII.3), dan Putu Nadya Dian Pramayanti (XI.3). Dalam kompetisi tersebut, mereka mendapat bimbingan dari Luh Asri Martani, S.Pd., M.M.
Kompetisi diawali dengan proses pendaftaran dan pengumpulan karya inovasi. Selanjutnya, para peserta mengikuti penilaian secara langsung dengan mempresentasikan hasil karya di hadapan dewan juri internasional. Pada kesempatan tersebut, tim SMAN 1 Denpasar memaparkan ide, tujuan, proses pengembangan, serta keunggulan produk yang telah mereka ciptakan. Mereka juga harus menjawab berbagai pertanyaan dari dewan juri untuk menunjukkan pemahaman terhadap karya yang dikembangkan.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara matang. Sebelum mengikuti kompetisi, tim terlebih dahulu mempelajari berbagai materi pendukung, merancang dan mengembangkan produk inovatif, serta melakukan pengujian laboratorium untuk mengetahui kualitas dan hasil produk. Selain itu, mereka juga berlatih menyampaikan presentasi agar mampu menjelaskan karya secara sistematis, jelas, dan meyakinkan.
Selama mengikuti kompetisi, tim menghadapi tantangan dalam memastikan kesiapan karya sekaligus bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Namun, berkat kerja sama, ketekunan, dan kepercayaan diri, mereka berhasil menunjukkan kualitas inovasi yang dikembangkan hingga memperoleh penghargaan Silver Medal.
Salah satu keunggulan karya tim SMAN 1 Denpasar terletak pada proses pengembangan produk yang didukung oleh pengujian laboratorium. Melalui kompetisi ini, para murid tidak hanya memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan inovasinya, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam mengomunikasikan gagasan ilmiah dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian di hadapan dewan juri.
Perolehan medali perak menjadi momen yang berkesan sekaligus motivasi bagi seluruh anggota tim untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat.
Melalui pencapaian tersebut, tim juga menyampaikan pesan kepada murid SMAN 1 Denpasar agar tidak takut mencoba hal baru, berani mengembangkan ide, serta senantiasa percaya pada kemampuan diri sendiri. Setiap tantangan hendaknya dijadikan sebagai kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan meningkatkan kualitas diri.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa murid SMA Negeri 1 Denpasar memiliki potensi dan daya saing dalam bidang sains, penelitian, dan inovasi di tingkat internasional. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menginspirasi seluruh warga sekolah untuk terus mengembangkan kreativitas, berpikir kritis, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.